Sabtu, 03 Maret 2012

Otodidak Vs Belajar Formal

belakangan ini saya sering mencari cari tanggapan orang yang memperdalam ilmu secara otodidak dan belajar secara formal. sempat googling beberapa blog dan disana mendapatkan banyak sekali opini penulis-penulis lain tentang otodidak. dari semua blog yang saya baca sekilas dapat disimpulkan banyak yang pro dan kontra dengan yang namanya otodidak.

otodidak, dalam bahasa yang kurang lebih pengertiannya adalah belajar sesuatu bidang dengan cara sendiri dengan cara mencari referensi di perpustakaan atau ditempat lain nya. disini bisa disimpulkan otodidak bukanlah sebuah "gift" dari yang maha kuasa, melain kan cara seseorang untuk mempelajari suatu bidang dengan cara non formal. pada era teknologi saat ini mencari ilmu,informasi itu sangat mudah. tinggal menekan tombol browser lalu mengetik keyword dalam search box, semua yang anda ingin tau akan keluar disana.

dalam beberapa blog, banyak yang berpendapat bahwa alangkah baiknya jika seseorang ingin lebih cepat menguasai suatu bidang maka orang tersebut lebih baik belajar formal. karna dengan belajar formal orang tersebut akan mendapatkan fasilitas dan juga kemudahan dalam mencari ilmu yang ingin dia dapatkan.

ada yang beranggapan bahwa belajar formal itu seperti ingin mencapai suatu negara di benua yang berbeda lalu orang tersebut menggunakan pesawat terbang untuk sampai ke tempat tujuan lebih cepat. otodidak dianggap sama seperti ingin mencapai suatu negara di benua berbeda tetapi orang tersebut memilih untuk melewati jalan darat, lalu menggunakan kapal laut yang otomatis perjalanannya lebih memakan waktu yang lama.

kedua cara pembelajaran tersebut mempunyai kekurangan dan kelebihan. Otodidak mempunyai kekurangan di waktu yang lama, dan kegigihan yang lebih dalam mencapai suatu kebisaan. sedangkan Belajar Formal tidak perlu membutuhkan waktu yang lama seperti orang yang otodidak, karna sekali lagi orang yang belajar formal sudah di fasilitasi oleh lembaga pendidikan formal tersebut. kelebihan Otodidak di bandingkan dengan orang yang belajar formal biasanya pada kegigihan, keuletan, dan tidak gampang menyerah dan orang yang otodidak bisanya lebih berani bereksperimen dibanding orang yang belajar formal.

banyak contoh contoh orang yang berhasil dibidangnya dengan cara mengambil jalan otodidak ataupun putus sekolah. di musik contohnya, chet baker, seorang pemain brass jazz dunia yang belajar secara otodidak. di IT contohnya, seorang billgates (founder and owner Microsoft), Mark Zuckerberg (founder Facebook) stevejobs (Founder Apple) banyak dari ilmunya yang mereka dapatkan secara otodidak. bahkan billgates dan Mark  harus DO dari Havard dan berhasil bangkit dan menjadi orang yang berhasil.

jadi untuk pembaca blog saya ini, jangan berkecil hati dengan cara otodidak yang kalian tempuh, kita semua bisa asalkan ada intension dan passion yang dipegang teguh.

sebuah quotes dari om Indra Aziz dalam blognya
"otodidak bukan berarti tidak belajar, malah justru belajarnya lebih giat lagi."

2 komentar:

  1. askum, tulisan yang bagus dan menginspirasi==insyaallah buku saya akan keluar dengan judul= pintar dan sukses dengan belajar otodidak= mohon doa'a nya, sekarng lagi proses penerbitan

    BalasHapus
  2. pada intinya otodidak lebih seru dari pada belajar formal yang membosankan

    BalasHapus